Amelia Murray, atau yang lebih dikenal dengan Fazerdaze, dipastikan mengunjungi Jakarta pada 21 Oktober mendatang. Konser ini terselenggara berkat kolaborasi tiga kolektif asal ibukota, yakni Studiorama, Six Thirty Recordings, dan Noisewhore. Debut konser dari solois indie rock asal Selandia Baru ini akan digelar di Rossi Musik Fatmawati, yang juga dikunjungi oleh Kero Kero Bonito dan Turnover beberapa waktu lalu.

Fazerdaze yang merupakan proyek solo dari Amelia Murray pertama kali merilis self-titled mini album pada 2014 menggunakan konsep bedroom recording. Mei tahun ini, Fazerdaze merilis album bertajuk Morningside yang berisikan 10 trek lo-fi nan sentimentil. Tidak butuh waktu lama untuk mengundang para pendengar untuk terus memutar album Morningside di Spotify, maupun berulang-ulang menonton video klip “Lucky Girl” yang menembus angka lebih dari dua juta penonton. Dirilis oleh salah satu label independen legendaris, Flying Nun Records, Fazerdaze mendapat sambutan hangat dari media lokal maupun internasional.

Meski Fazerdaze merupakan moniker solo dari Amelia Murray dimana ia mengisi vokal dan gitar, pembuatan album dari indie darling ini juga dibantu oleh multi-instrumentalist, Jonathan Pearce. Untuk penampilan live-nya sendiri, Murray dibantu oleh Mark Perkins pada gitar, Benjamin Locke di bass, dan Elliot Francis pada drum. Dalam kunjungannya ke Jakarta nanti, Fazerdaze akan ditemani oleh another indie sweetheart asal Yogyakarta, Grrrl Gang, dan unit indie pop dari Jakarta, Sharesprings.

Semenjak diumumkan di kanal media sosial Instagram, konser Fazerdaze di Jakarta mendapatkan antusiasme yang tinggi dari para muda-mudi penikmat musik. Bagi kamu yang belum memiliki tiket, maka bersedihlah, karena hanya dalam waktu seminggu tiket sudah terjual habis. Jika masih ingin berjuang untuk dapat menikmati audio dan visual dari Fazerdaze, jangan jauhkan mata kalian dari kolom komentar akun media sosial yang bersangkutan. Selamat mencoba!

 

ilus2-1-1-819x1024