Malam-malam aku suka menengadah ke langit. Mengecek seluruh sudut semesta. Memperhatikan bintang-bintang yang benderang. Menguji peruntungan, kalau-kalau ada dua bintang cerah yang memancar bersebelahan. “Second Star to the Right”. Kamu tahu tidak kenapa aku mencari-cari dua bintang tersebut? Jangan beritahu siapa-siapa, tapi dua bintang tersebutlah yang bakal jadi satu-satunya cara kita bisa pergi ke Neverland!

Selagi melanjutkan perburuan dua bintang, aku iseng saja mengetik “Neverland” pada laman pencarian Spotify-ku. Sudut mataku menemukan sebuah lagu dengan judul yang sama, dibawakan oleh sebuah band bernama “Hari Raya”. “Hmm idul fitri atau idul adha?” gumamku dalam hati. Band asal Jatinangor itu menyambutku hangat lewat lagu “Neverland” dengan melodi gitar milik Rino dan Rayhan yang khas dengan indie-pop twee jangle atau apalah itu (maaf aku kurang mengerti genre tapi pokoknya yang semacam itu). Lalu diiringi oleh petikan bass dari Ilham dan ketukan drum milik Deren, sampai akhirnya muncul vokal Aisyah yang aduhay. Tak lupa pula synth dari Ansul yang mengubah suasana menjadi lebih dreamy, layaknya mimpi yang sulit digapai. “Neverland” di-compose oleh ke-enam anggota Hari Raya tersebut. Direkam di Escape Studio dengan bantuan Yazid Aulia sebagai produser dan Dhafir Dhiaulhaq (The Sugar Spun) sebagai operator mixing dan mastering.

Untaian lirik buatan Putri Aisyah dan Yazid Aulia yang gemas-gemas picisan disuguhkan lewat perumpamaan-perumpamaan seolah kita adalah pacarnya Peter Pan, yaitu Wendy Darling (kasian euy Tinkerbell). Sesuai judulnya, “Neverland”, sebuah tempat di mana kita tidak akan beranjak tua, Wendy bertanya pada Peter:

“Peter can you promise me, we’ll never grow old. Cause life goes on no matter what, that’s what I’ve been told.”

Penggalan lirik tersebut menjadi “ngena”, karena ya memangnya siapa yang suka dengan konsep bertambah umur? Menurutku, semua orang ingin selalu muda. Namun, tatanan sosial selalu memaksa kita untuk terus maju ke depan, tak ada waktu untuk memikirkan hal-hal seperti itu.

“And darling can you answer me cause i’ll be growing old.”

Penggalan yang ini seperti sebuah proses acceptance akan takdir mutlak perihal beranjak tua. Mau bagaimana pun, “Neverland” bukanlah sebuah tempat yang nyata.

“In another life, we all be getting older

but here we’ll be together, forever, ever, after.”

Bait ini terdengar seperti Wendy yang masih menginginkan untuk hidup di Neverland sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali ke London dan beranjak dewasa. Penggalan ini juga seakan bisa menjadi perumpamaan bahwa “memang kita akan menua, tetapi cinta kita tidak akan kadaluarsa” Anjay.

Btw, sebenarnya cerita di awal rekayasa belaka sih hehe. Aku menjadi tahu tentang lagu ini bukan karena ngebet pengen ke Neverland, tapi karena temanku pacaran dengan salah satu personil mereka. Adeuy. Penasaran weh jadi ingin dengar single keduanya yang dirilis pada tanggal 9 Desember 2022 itu. Pas didengar, ngeunah juga ya. Simple tapi catchy gitu.

Terngiang-ngiang di kepala. Dengar sekali dua kali, lalu langsung aku masukin ke playlist. Dengar tiga empat kali, lalu langsung aku tekan like sambil nge-sg, laporan ke yang lain “Aku jadi suka banget sama “Neverland”. Lagu ini bisa aku bayangkan sebagai sebuah soundtrack film coming-of-age yang innocence dan fascinate akan segala hal yang dunia tawarkan. Seakan-akan jadi pixie dust yang bisa bikin terbang menyusuri sudut-sudut dunia yang belum pernah kita sentuh sebelumnya.

Ketika pertama kali dengar lagu ini, aku langsung ingat dengan kumis panjang hitam nan menawan milik Captain Hook (engga deng boong). Ketika pertama denger lagu ini, aku langsung ingat dengan band indie-pop kesukaanku asal Atlanta, namanya Lunar Vacation. Senang akhirnya bisa tahu bahwa ada band asal Jatinangor yang vibes-vibes-nya mirip seperti itu. Biasanya, band-band Jatinangor lebih tertarik ke arah musik keras kaya punk rock gitu-gitu ga sih? (Ini ngasal hehe). Namun, intinya aku sangat tertarik dengan karya-karya yang Hari Raya lahirkan di masa sekarang maupun yang akan datang.

Tanpa ada ba-bi-bu lagi, kesimpulannya adalah jika kamu suka dengan band-band semacam Grrrl Gang, The Caroline’s, Moongazing and Her, kamu harus coba dengerin “Neverland”-nya Hari Raya yang sudah tersedia di berbagai streaming platform musik digital!