Pahit dan kejamnya kehidupan yang kita jalani sehari-hari bukanlah sebuah justifikasi untuk membawa kriminalisasi ke dalam scene ini. Sayangnya, tumpahan darah telah menodai skena kota Malang dan membuktikan bahwa hal ini masih sering dan bisa terus terjadi.
Popularitas scene Hardcore di media sosial memang mampu mencakup jangkauan yang lebih luas di arus utama, dan tak menutup kemungkinan bahwa mereka juga berangkat ke dalam scene melalui latarbelakang ini. Akan tetapi, popularitas juga dapat menusuk bagaikan pisau bermata dua bila tidak diiringi dengan penyebaran ilmu tentang apa yang membuat scene bisa terus ada dan berjalan dengan sehat.
Hardcore bukanlah tentang siapa yang terkuat di dalam mosh-pit. Hardcore bukan tentang pakaian siapa yang terlihat paling nyentrik dan kalcer. Apapun yang mereka konsumsi dari media sosial, semua itu hanya sebagian kecil dari apa yang tercakup di dalam payung scene ini.
Pernyataan ini bukanlah sebuah hiperbola. Tak jarang kita melihat sekumpulan anak yang merasa merekalah yang “si paling Hardcore/Skena” hanya karena pakaian edgy yang mereka kenakan dan gerakan yang mereka lakukan di dalam mosh-pit. Ketika menyuarakan isu politik, mereka memilih untuk mengabaikan. Ketika kita memperjuangkan hak bagi para kaum marjinal, mereka malah menjadi dalang yang menindas kaum-kaum tersebut. Ruang aman yang telah dibangun oleh para leluhur kemudian juga dinodai oleh mereka yang membawa kekerasan ke dalam scene.
Tragedi yang menodai skena kota Malang harus kita sandang sebagai pengingat bahwa hal ini akan terus terjadi bila kita juga tidak berusaha untuk mengedukasi mereka. Kita yang hidup di dalam scene ini harus bergerak untuk menghapus lingkaran setan ini dengan mencabut permasalahan utama dari akar-akarnya.
Membangun ruang aman untuk sesama dan terus memperjuangkan hak-hak di dalam scene adalah sebuah keharusan. Menjaga scene ini dari pola pikir primitif adalah sebuah tantangan. Akan tetapi, membuka pintu untuk pendatang dan memberikan mereka wawasan tentang nilai-nilai yang menjadi fondasi utama dari sebuah scene adalah hal yang sangat diperlukan.